Minggu, 21 Januari 2018

Menuju Hidup Kembali

Alhamdulillah selama 3 hari mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk mengetahui mesin kecerdasannya masing-masing.

Dan bisa bertemu dengan orang yang menginspirasi yaitu Bunda Helvy Tiana Rosa (Feeling) dan Bunda Kiki Barkiah (Intuiting) yang karyanya bagus untuk dibaca.

Bunda Helvy Tiana Rosa sedikit menceritakan kehidupannya, meski kelurganya seorang penulis kalau tidak ada pembiasaan dalam dirinya tidak mungkin bisa menjadi penulis buku yang best seller.

Bunda Helvy memotivasi adiknya yaitu bunda Asma Nadia untuk menjadi penulis islami, waktu bunda Asma Nadia sedang kuliah di IPB karena ada suatu hal bunda Asma Nadia harus keluar dari kuliahnya. Dan bunda Helvy berkata pada adiknya, "Asma nadia, kakak akan mengajarimu menjadi penulis, dan suatu saat nanti kamu yang akan menjadi pembicara di kampus IPB. 

Dan semuanya benar-benar terwujudnya bunda Asma Nadia menjadi pembicara di kampusnya.

Saat bunda Helvy di Mesir dia mengajari salah satu murid dalam dunia kepenulisannya dan muridnya kini menjadi penulis yang Best Seller dan karya-karyanya tidak asing lagi yaitu " Habiburrahman El-shirazy".

Seketika memacu semangatku untuk menulis, menulis adalah curahan hati yang tidak bisa diungkapan tapi bisa ditulis dan dibaca. Menulis adalah sebuah kebahagiaan tersendiri menuangkan imajinasi menjadi rangkaian kata-kata.

Bersambung...

2 komentar:

  1. Menulis segala sesuatu yang berasal dari hati pasti hasilnya tidak bisa dibohongi ya mba. 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, bener banget harus ada pembiasaan juga. Meski kadang suka males hehe

      Hapus